Wednesday, 21 September 2011

paramoRe_playing goD



Paramore oh paramore…kereeeen banget…
Aku suka banget ma lagu-lagu paramore, dari mulai album pertamanya..aliran rock yang di pake memang ga beda jauh ma band-band rock lain tapi paramore punya sisi feminism tersendiri.. bukan karna vokalisnya yang cewek tapi lirik lagu dan taste yang di berikan memang lebih terasa ceweknya.. tapi bukan berarti lagu-loagunya hanya buat para hawa aja lho.. ternyata cowok-cowok juga banyak yang suka.. pernah aku buat status di facebook tentang lirik lagu paramore dan ternyata banyak yang tau dan suka juga ma paramore…paramore ga hanya nyuguhin hard rock aja lho… slow rock punya paramore juga keren-keren banget.. yang satu ni salahsatu yang aku suka banget..sing this song!!
Playing goD
Can’t make my own decisions
Or make any with precision
Well maybe you should tie me up
So I don’t go where you don’t want me
You say that I been changing
that I’m not just simply aging
Yeah how could that be logical?
Just keep on cramming ideas down my throat
You don’t have to believe me
But the way I, way I see it
Next time you point a finger
I might have to bend it back
Or break it, break it off
Next time you point a finger
I’ll point you to the mirror
If God’s the game that you’re playing
Well we must get more acquainted
Because it has to be so lonely
To be the only one who’s holy
It’s just my humble opinion
But it’s one that I believe in
You don’t deserve a point of view
If the only thing you see is you
You don’t have to believe me
But the way I, way I see it
Next time you point a finger
I might have to bend it back
Or break it, break it off
Next time you point a finger
I’ll point you to the mirror
This is the last second chance
(I’ll point you to the mirror)
I’m half as good as it gets
(I’ll point you to the mirror)
I’m on both sides of the fence
(I’ll point you to the mirror)
Without a hint of regret
I’ll hold you to it
I know you don’t believe me
But the way I, way I see it
Next time you point a finger
I might have to bend it back
Or break it, break it off
Next time you point a finger
I’ll point you to the mirror
I know you won’t believe me
But the way I, way I see it
Next time you point a finger
I might have to bend it back
Or break it, break it off
Next time you point a finger
I’ll point you to the mirror

Tuesday, 20 September 2011

kaleng susu krisis


 Kaleng Susu krisis
Krisis ekonomi yang melanda Indonesia beberapa tahun lalu ternyata melanda perekonomian keluarga kami juga. Aku bukan pengamat ekonomi yang peduli dengan itu semua. Tapi ketika suatu tragedi  akan berpengaruh pada pertumbuhan badanku, mau tak mau aku harus peduli demi kelangsungan hidupku selanjutnya. Keluarga kami memang keluarga sederhana yang harus memperhatikan pengeluaran tiap bulan dan pengeluaran jajan anak-anak tentunya. Meskipun begitu ibuku selalu memperjuangkan kesehatan badan dan nutrisi makanan bagi anak-anaknya. Dan akupun sangat bangga dengan perjuangan ibuku tersebut. Setiap hari ibu mewajibkan kami untuk minum susu dua kali sehari yaitu pagi sebelum berangkat sekolah dan malam sebelum tidur. Dan wujud kebanggaanku terhadap ibuku, akupun menjadi pecandu susu yang mungkin sudah tingkat tinggi. Aku suka banget minum susu dan aku yakin susu itulah yang bikin aku tumbuh dengan sehat dan pintar suatu saat nanti. Setidaknya itulah harapan ibuku kepadaku ketika aku minum susu.
Suatu hari ibuku dapat telphon dari nenekku untuk segera datang karena kakek sedang sakit di rumahsakit. Dengan sekejap ayah dan ibuku pun meluncur untuk menjenguk kakekku. Berhubung aku dan adekku ada ujian jadi kami tinggal di rumah. Dan hal terburuk yang terjadi adalah tinggal di rumah sendiri dengan adekku yang masih kelas 3 SD. Satu hal yang aku ingat dari pesan ibuku “jangan lupa minum susu”. Entah apalagi pesan-pesan mereka tapi yang aku sunnguh ingat hanyalah itu berhubung umurku baru 12 tahun dan volume otakku tidak cukup menyimpan banyak pesan karena aku bukanlah termasuk anak cerdas. Cukup menjadi anak pintar bagi ibuku, menurutku sudah cukup.
Suatu pagi setelah mereka pergi aku mendapati lemari tempat susu-susu biasa tersimpan terbuka. Aku melihat ada 2 kaleng susu tersisa dan yang satu sudah hampir tak tersisa. Hal inilah yang membuat aku peduli ma krisis ekonomi Indonesia. Aku yakin Gara-gara itulah cadangan susu kami di lemari berkurang. Karena sebelum krisis ekonomi melanda perekonomian keluarga kami, setidaknya ada 5 kaleng cadangan susu di lemari kami. Dan moment ayah ibuku pergi ke rumah nenek  bisa jadi saat-saat paling menyenangkan karna aku bisa minum susu sepuasnya bahkan tiap jam kalau perlu. Tapi kalau yang tersisa di lemari hanya dua kaleng dan yang satu hampir habis, aku juga harus memanfaatkannya dengan baik. Sebagai pecandu susu yang peduli dengan krisis ekonomi akhirnya aku memutuskan untuk minum susu dari kaleng yang hampir habis karna menurutku akan mubadzir kalau di buang. Aku ambillah pembuka kaleng untuk sedikit melebari mulut kaleng yang sudah berlubang sebelumnya supaya mudah memasukkan air. Kemudian ku masukkan sedikit air dan gula kemudian ku kocok-kocok lalu ku minum. Aku berfikir bahwa ibuku akan bangga denganku karna aku anak yang suka berhemat dengan cara seperti ini. Aku teguklah susu adonanku dari kaleng itu ke tenggorokkanku. Di tegukkan terakhir ada yang berbeda, akupun menahan tegukkan susu itu di mulutku. Rasanya ada benda asing di dalam mulutku. Karena merasa aneh akupun mengeluarkan benda tersebut. Ternyata seekor anak cicak telah mendahuluiku mencicipi  susu di kaleng itu.

                                                                                                  ….Created by enggar's imagine...

Monday, 19 September 2011

pengecut cinta


Aku tersesat…
Kemanakah cinta yang akan ku jalani??? Tentang cinta saja aku tak tau..
Kau mencoba mengajariku,, menuntunku mengarungi bukit kasih sayangmu..
Tapi aku belum mengerti,, bahkan aku takut untuk melangkah..
Lalu apa yang harus aku perbuat,, aku lelah dengan kehampaan ini..
Demi cinta kata mereka. . .
Para  pecandu cinta berkorban diri memperjuangkannya..
Aku berkata bodoh untuk mereka..
Tapi siapa yang bodoh sekarang?? Tak tau darimana harus melihat..
Mereka yang suci tentang cinta mereka..
Sedang aku??
Pengecut. . .
Melarikan diri dari kenyataan perasaan..Tentang makna hidup sebenarnya..
Tentang maksud diciptakannya adam dan hawa.. Dan hati sanubari yang lembuT..
Lalu bagaimana?? Akupun enggan memikirkannya..
Kau harapanku,, berharap kesabaranmu berhasil memecah kerasnya hatiku..
Benar Dirimu. . .
Hujani aku dengan kasih sayangmu..
Buat aku menggigil dan tak berdaya..
Sampai aku sadar betapa lemahnya aku dihadapan badai cintamu..
Lalu Kemudian hangatkan aku dengan pinanganmu..